SAJAK UNTUK IBU PERTIWI….
Darah mengalir akan diganti dengan apa?
Tulang berserakan akan dikumpulkan bagaimana?
Tembakan menggila dari moncong bedil akan disentil dengan
apa?
Masihkah kau ingat,
Tentang tangisan ibu pertiwi, menghujam dada
Sesak napas ibu pertiwi, karena asap yang tak kunjung padam,
Jerit ibu pertiwi karena anaknya korupsi,
Akankah ku dengar lagi?
Bodohnya generasi diera bebas mengenyam pendidikan,
Adilnya pengadilan dengan hakim yang tak mengerti apa2
mengetok palu,
Masihkah ku jumpai?
Mereka yang hanya memberi ketika menjadi selebriti tampil
didepan televisi,
Masihkah ku dengar cerita tentang kartini?
Yang berjuang untuk emansipasi
Apa aku akan mendengar lagi? Bahwa munir kasusnya tak
kunjung selesai,
Bahwa salim kancil nyawanya tak semahal tambang, bahwa warga
singkep samin berjuang untuk sbuah tanah,
Masihkah? Masihkah ? ohhhh…..ibu pertiwi …..
Maafkan daku, sampaikan sribu salamku kepada anak-anakmu,
Malam ini dan seterusnya masih belum bisa ku kembali
kepangkuanmu, untuk mengadu segala rasa dan cerita,
Tentang hal ini dan itu, masih belum bisa kejejak kan kaki
untuk menghibur dikau yang lelah dan renta,
Tak bisa ku hadir dihari-hari masamu meninggalkan waktu
2015,
Terima kasihku untukmu ibu bertiwi, mengizinkan anakmu ini
untuk tetap berada di bawah namamu.
Hormat kami ibu pertiwi,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar