Sepeda tua itu menginspirasi
siapa saja yang melihat
dikayuh tanpa lelah hingga hatinya ikut lelah,
siangnya ia nanti untuk sabar
menunggu dan menunggu anak tercinta
putri itu harta satu-satunya,
bagaimana iya bisa sesabar itu
hingga tutup usia kau tetap menanti
untuk yang datang setelah tau kau tiada,
yaitu istrimu yang merantau tak pulang-pulang.
Miskar-oh-miskar
kurus tapi segar,
tegas tapi sabar,
tak tampan tapi menyenangkan,
wahai guruku salam manis dari cintamu,
by nyah salam manis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar