Rabu, 25 November 2015

sajak untukmu miskar

Sepeda tua itu menginspirasi
siapa saja yang melihat
dikayuh tanpa lelah hingga hatinya ikut lelah,

siangnya ia nanti untuk sabar
menunggu dan menunggu anak tercinta
putri itu harta satu-satunya,
bagaimana iya bisa sesabar itu
hingga tutup usia kau tetap menanti
untuk yang datang setelah tau kau tiada,
yaitu istrimu yang merantau tak pulang-pulang.

Miskar-oh-miskar
kurus tapi segar,
tegas tapi sabar,
tak tampan tapi menyenangkan,
wahai guruku salam manis dari cintamu,


by nyah salam manis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar